Hi, terimakasih sudah mengunjungi website kami, konsultasi sama team arsitek kita yuk !
sukabumi-arsitek-logo1

Artikel Sukabumi Arsitek

5 Cara menghemat Biaya Renovasi Rumah

5 Cara menghemat Biaya Renovasi Rumah

Home sweet home , ungkapan yang tidak berlebihan, karena semua orang tentunya mengidamkan rumah yang nyaman ditempati, melakukan segenap aktivitas hidup di dalamnya. Namun bagaimana cerita jika rumah yang kita tempati ini sudah kurang layak huni lagi, karena bocor misalnya, kusen pintu dan jendela mulai keropos karena rayap, dinding retak dsb. Tentu jawabannya adalah renovasi. Namun demikian renovasi rumah bukanlah hal yang ‘mudah’ apalagi ditilik soal biaya. Nah, untuk itulah pada kesempatan kali ini, kami berbagi tips berhemat saat renovasi rumah yang kami rangkum dalam 5 poin.

Cara menghemat Biaya Renovasi Rumah

 Oiya, renovasi rumah sebenarnya tidak melulu disebabkan karena kerusakan ya, motivasi lain bisa saja berawal dari keinginan si empunya berkeinginan memperluas rumah atau menambah jumlah kamar ruang (kamar tidur, kamar mandi dsb) karena bertambahnya jumlah penghuni. Bicara soal pendanaan biaya renovasi rumah, ada beberapa sumber, bisa dari tabungan Anda, ataupun alternatif pembiayaan dari lembaga keuangan yang saat ini juga banyak menawarkan kredit khusus (konstruksi) renovasi rumah. Apapun sumber pendanaan renovasi rumah Anda, sangat disarankan kita membuat perencanaan sebaik mungkin dari awal penggunaannya. Untuk itu berikut kami tuliskan ulang, tips berhemat saat merenovasi rumah, yang pernah disampaikan oleh Astrid Hapsari Raharjo (Arsitek Arades Living) pada media online Rumah.com

1 Manfaatkan saja struktur bangunan lama

sukabumi arsitek menyarankan untuk memanfaatkan struktur konstruksi utama yang telah ada, seperti: pondasi, kolom, serta balok-balok bangunan. Hal ini akan sangat menekan biaya renovasi yang akan kita keluarkan, karena kita tidak perlu membuat struktur baru untuk bagian-bagian bangunan tersebut. Tidak hanya berhemat dari sisi biaya, namun penghematan akan kita rasakan dari sisi waktu renovasi. Terutama untuk jenis pekerjaan yang melibatkan material beton. Namun demikian, pertimbangan untuk memanfaatkan struktur lama tetap wajib kita konsultasikan kepada ‘ahlinya’, apakah memungkinkan. Jika saja tetap diperlukan menambah struktur baru, Astrid merekomendasikan penggunaan material baja yang proses pengerjaannya lebih singkat, sehingga kita bisa berhemat ongkos. Berbeda dengan material beton yang pada umumnya memerlukan waktu sekitar 21 hari hingga kondisinya kering sempurna dan bekistingnya siap dibuka. Namun patut kita ketahui bahwa material baja ini relatif mahal ketimbang beton. So, silahkan hitung bandingkan biaya total antara keduanya (material+upah pekerja antara baja dan beton).

2 Gunakanlah jasa Arsitek
Meski bangunan kita tidak terlalu luas, disarankan untuk menggunakan jasa profesional arsitek. Kita tahu bersama kan bahwa profesi Arsitek memang dididik dan dilatih untuk merencanakan kebutuhan teknis suatu bangunan. Sebagian dari kita pasti berfikir bahwa “wah, berapa biaya jasa arsiteknya, pasti mahal!?”. Patut menjadi pertimbangan, bahwa nilai jasa seorang arsitek tidak hanya mencakup keahliannya dalam merencanakan layout rumah sesuai keinginan klien. Melainkan arsitek ‘semestinya’ juga anda dalam memilih material tepat, mengawasi proses renovasi untuk memastikan bentuk bangunan tidak melenceng dari konsep, hingga mencegah pembengkakan anggaran yang disebabkan kesalahan tukang.

3 Pilihlah material berkualitas & ekonomis

Sudah jadi kaidah umum ya,  kita selalu menghendaki barang berkualitas dengan harga yang paling murah, hehe. Pun demikian terkait pilihan material bangunan, kita juga wajib menerapkannya. Pilihan material bangunan dan sanitair berkualitas dengan harga ekonomis akan meminimalisir resiko biaya di kemudian hari jika dibandingkan kita menggunakan sembarang material yang mungkin memiliki harga jauh lebih murah (namun aspek kualitas kita korbankan). Kami memberikan saran untuk membeli material dengan merk dengan reputasi tinggi yang telah dikenal di pasaran. Merk-merk seperti ini biasanya juga menawarkan varian desain material dari harga murah hingga premium tanpa mengorbankan mutu. Jika ingin benar-benar berhemat, pilih produk dengan harga terjangkau kendati desainnya standar dan tidak futuristik atau modern.

4 Berburu potongan harga (diskon)

Pilihan toko bahan bangunan dengan pilihan material yang lengkap kini kian mudah kita jumpai. Misalnya saja di kota-kota besar kita mengenal Mitra 10 atau Depo Bangunan. Dari situ kita bisa mudah memilih dan membandingkan harga, termasuk memilih material apa yang tengah diskon. Salah satu pertimbangan cara menghemat biaya renovasi adalah memburu material bermutu dengan harga diskon. Setiap cabang toko, meski dari induk usaha yang sama ternyata bisa saja menerapkan harga yang berbeda, khususnya untuk item material stok terbatas (stok tinggal sedikit). Tidak ada salahnya kita mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang toko yang menjual stok ‘terbatas’ tersebut. Lazimnya, untuk menghabiskan sisa stok yang ada, mereka akan memberikan potongan harga yang cukup membuat budget renovasi kita jadi lebih hemat.

5 Hindari renovasi dengan biaya material+upah borongan

Kami juga menganjurkan agar soal material sebaiknya kita beli sendiri, jadi kita hanya membayar upah tukang/pekerja saja, kita hanya menggunakan jasa mereka. Kita akan lebih leluasa mendapatkan pilihan material yang kita kehendaki dari sisi desain maupun mutu. Karena pada umumnya, ketika pembelian material diserahkan sepenuhnya kepada kontraktor, mandor, maupun tukang, maka mereka tak jarang menggunakan material bermutu standar. Belum lagi resiko mark-up harga material. Dengan trik ini perhitungan antara biaya material dan biaya upah pekerja jadi lebih transparan.

Share artikel ini :

Facebook
Google+
Twitter
LinkedIn

Mau desain terbaik untuk rumah anda?

konsultasi geratis dengan kami untuk desain rumah yang di idam idamkan di sini.

Sukabumiarsitek.id

melayani semua kebutuhan untuk mewujudkan impian rumah idaman anda. segera hubungi kami di sini.
hubungi kami

Follow Instagram Kami :

Copyright 2017 – sukabumiarsitek.id